Archives
-
September, 2025
Vol. 3 No. 1 (2025)Edisi kali ini memuat tujuh artikel. Artikel pertama memaparkan hasil perancangan berupa Urban Farming Education Center yang menerapkan pendekatan arsitektur biofilik. Artikel kedua merupakan kajian multidisiplin terkait rumah subsidi bertumbuh di permukiman padat untuk mencapai inklusivitas. Artikel ketiga mencoba merancang martial art center dengan pendekatan arsitektur bioklimatik dalam upaya memenuhi kebutuhan para atlet seni bela diri. Artikel keempat berupaya menggunakan arsitektur modern dalam merancang mal pelayanan publik yang diharapkan adaptif dan responsif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Artikel kelima membahas strategi penerapan arsitektur simbolik pada perancangan galeri kerajinan songket yang diharapkan mampu menarik minat masyarakat terhadap budaya. Artikel keenam mengevaluasi bangunan eksisting sebuah resort dengan mengkaji prinsip arsitektur organik yang berfokus pada isu keberlanjutan. Artikel ketujuh mendiskusikan pendektaan arsitektur biomimikri yang diterapkan pada perancangan Riparian Research Center dalam upaya melestarikan keanekaragaman hayati.
-
Maret
Vol. 2 No. 2 (2025)Edisi ini memuat tujuh artikel dengan pembahasan konteks yang bervariasi. Artikel pertama menganalisis bagaimana budaya setempat mempengaruhi desain pasar tradisional. Artikel kedua membahas fungsi bangunan berupa sentra kerajinan tenun dapat dirancang dengan menggunakan pencahayaan alami. Artikel ketiga berupaya memeriksa tingkat penghematan energi pada bangunan kampus. Artikel keempat meninjau desain kantor pemerintah dalam menerapkan pendekatan arsitektur tropis. Artikel kelima mengkaji perbandingan beberapa rumah tradisional Melayu yang ditinjau dari elemen arsitektural yang melekat pada bangunan. Artikel keenam berupaya memunculkan konsep hunian vertikal yang menyatukan unsur-unsur dalam pendekatan kehidupan berkelanjutan. Terakhir, artikel ketujuh memaparkan hasil perancangan berupa museum maritim yang didesain menggunakan pendektan arsitektur tepian air.
-
March
Vol. 3 No. 2 (2026)This issue presents seven articles covering a wide range of architectural topics and contemporary design challenges. The first article explores the application of neuroarchitecture principles in communal workspaces to enhance cognitive well-being and social sustainability, while the second investigates louver mechanization systems for dynamic façades to support the development of adaptive architecture in tropical climates. The third article examines the application of Neo-Vernacular Architecture in the design of the Riau-Lingga Cultural Center as an approach to preserving and reinterpreting Malay cultural identity. The fourth article compares the accessibility and architectural facilities of two traditional markets to better understand factors influencing market performance. The fifth article presents the application of folding architecture in designing a Modern Music Center in Pekanbaru, translating the dynamic qualities of music into architectural form and spatial experience. The sixth article analyzes the visual and spatial characteristics that encourage photography and selfie activities in Alun-Alun Pamulang. Finally, the seventh article proposes a participatory architectural framework for a Creative Rattan Workshop in Pekanbaru, highlighting the role of flexible spatial design and community involvement in strengthening collaboration and preserving local craftsmanship.
-
September
Vol. 2 No. 1 (2024)Edisi ini memuat lima artikel perancangan bangunan dengan berbagai fungsi dan pendekatan arsitektur yang bervariasi. Artikel pertama memaparkan hasil perancangan berupa sentra pengolahan coconut fiber yang menggunakan pendekatan arsitekur berkelanjutan. Artikel kedua merupakan hasil desain bangunan hotel yang dirancang dengan pendekatan arsitektur tepian air. Artikel ketiga membahas bagaimana fungsi bangunan berupa oceanarium didesain dengan berfokus pada pengelolaan air. Artikel keempat berupaya menggunakan pendekatan pendinginan pasif dalam merancang pusat kegiatan remaja. Terakhir, artikel kelima mendiskusikan pendekatan arsitektur neo-vernakular dalam merencanakan pusat UMKM.
-
Maret
Vol. 1 No. 2 (2024)Edisi kali ini memuat lima artikel yang memberikan kontribusi terhadap pengembangan studi arsitektur. Artikel pertama memaparkan hasil perancangan arena bela diri di Kota Rengat dengan pendekatan desain pasif untuk sistem pendinginan. Artikel kedua membahas konsep penataan permukiman kumuh di kawasan pinggiran kota. Artikel ketiga menyajikan perbandingan karakteristik arsitektur bangunan yang berada di kawasan Tepian Bandar Sungai Jantan dan Tepian Jembatan Sungai Siak III. Artikel keempat menampilkan rancangan hunian sewa yang mengadopsi kriteria hunian sehat pasca pandemi COVID-19. Sementara itu, artikel kelima mengidentifikasi elemen-elemen dan pola ruang pada Taman Tunjuk Ajar Integritas di Kota Pekanbaru.
-
September
Vol. 1 No. 1 (2023)Edisi kali ini menyajikan lima artikel yang berkontribusi pada pengembangan kajian arsitektur. Artikel pertama membahas perancangan ruang terbuka publik terpadu yang ramah bagi kelompok lanjut usia, dengan pendekatan arsitektur metafora. Artikel kedua mengkaji kebijakan pembiayaan dan pendanaan perumahan di Indonesia melalui telaah literatur yang komprehensif. Artikel ketiga mengevaluasi kualitas hunian pribadi berdasarkan penerapan fitur desain rumah pasca pandemi COVID-19. Artikel keempat menganalisis pengaruh pencahayaan ambient di area komersial terhadap persepsi serta kenyamanan visual pengunjung. Sementara itu, artikel kelima mengidentifikasi elemen pembentuk, ornamentasi, dan lanskap masjid berdasarkan prinsip-prinsip arsitektur Islam.
