Pemanfaatan POC Limbah Kulit Nanas (Ananas comosus) terhadap Kepadatan Lemna minor pada Media Pemeliharaan Ikan Gurami (Osphronemus gouramy)

Authors

  • Deta Anjellyta Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau Author
  • Syafriadiman Syafriadiman Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau Author
  • Saberina Hasibuan Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.31258/jipas.14.2.206-215

Keywords:

Lemna minor, Osphronemus gouramy, Limbah Kulit Nanas, POC

Abstract

Pupuk organik cair limbah kulit nanas bermanfaat bagi pertumbuhan Lemna minor karena mengandung berbagai macam unsur hara terutama NPK. Tujuan penelitian untuk mendapatkan dosisi terbaik pupuk organik cair (POC) limbah kulit nanas (Ananas comosus) untuk kepadatan L. minor dan bobot ikan gurami (Osphronemus gouramy). Penelitian ini telah dilaksanakan di Hatchery Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau pada bulan April-Mei 2024. Metode pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan empat taraf perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah dosis POC limbah kulit nanas, yaitu P0 (Tanpa penambahan POC), P1 (10 ml/L), P2 (15 ml/L), dan P3 (20 ml/L). Pemeliharaan L. Minor dan ikan gurami dilakukan di wadah styrofoam berukuran 70 x 35 x 40 cm selama 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan pemberian POC limbah kulit nanas pada dosis 10 ml/L adalah yang terbaik untuk meningkatkan kepadatan L. minor dan pertumbuhan ikan gurami. Rata-rata peningkatan kepadatan L. minor selama 30 hari pemeliharaan sebesar 27.571 ind/m2 dan menghasilkan rata-rata berat mutlak gurami 0,62 g/ekor, LPS 0,62%/hari, serta SR 94%. Pengukuran kualitas air meliputi suhu (26-28 °C), pH (5,2-7,1), DO (7-7,5 mg/L), nitrat (0.03-5 mg/L), dan posfat (0.04-0,70 mg/L).

Downloads

Download data is not yet available.

References

[FAO] Food and Agriculture Organization. (1999). Duckweed: A Tiny Aquatic Plant with Enormous Potential for Agriculture and Environment. Food and Agriculture Organization of the United Nations. Roma. 96 hlm.

Affan, J.M. (2010). Analisis Potensi Sumberdaya Laut & Kualitas Perairan berdasarkan Parameter Fisika dan Kimia di Pantai Timur Kabupaten Bangka Tengah. Spektra, 10(2), 99-113.

Andriani, Y., Iskandar, I., Herawati, T., & Pratama, R.I. (2022). Pengaruh Penambahan Kromium Organik pada Lemna sp. terhadap Pertumbuhan Ikan Gurami (Osphronemus gouramy). Chimica et Natura Acta, 10(3): 94–99.

Effendi, H. (2003). Telaah Kualitas Air bagi Pengelolaan Sumberdaya Lingkungan Perairan. Kanisius. Yogyakarta. 257 hlm.

Effendie, M.I. (1979). Metode Biologi Perikanan. Yayasan Dewi Sri. Bogor, 112 hlm.

Fauzia, S.R., & Suseno, S.H. (2020). Resirkulasi Air untuk Optimalisasi Kualitas Air Budidaya Ikan Nila Nirwana (Oreochromis niloticus). Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 2(5): 887‒892.

Firmansyah, A., Niken, A.P., & Mulyadi, M. (2021). Growth and Survival Rate of Gurami Fish (Osphorenemus gouramy) by Giving Different Doses of Bromelin Enzymes in the Fish Meal on Aquaponic Resirculation System. Jurnal Akuakultur Sebatin, 2(1): 7-13.

Jannah, M., & Salbiah, D. (2020). Karakteristik Symphylid pada Tanaman Nanas (Ananas comosus (L.) Merr) di Desa Kualu Nenas Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Jurnal Agroteknologi, 10(2): 49-57.

Jumaidi, A. (2016). Pengaruh Debit Air terhadap Perbaikan Kualitas Air pada Sistem Resirkulasi dan Hubungannya dengan Sintasan dan Pertumbuhan Benih Ikan Gurami. Universitas Lampung.

Landesman, L.N., Clifford, B.F., & Mark, K. (2005). Modeling Duckweed Growth in Wastewater Treatment Systems. Livestock Research for Rural Development, 17(6): 6-8.

Napitupulu, H.P., Sukendi, S., & Netti, A. (2019). Pengaruh Perbedaan Fotoperiod pada Kultur Chlorella sp. dengan Sistem Fotobioreaktor Kontinu. Junal Online Mahasiswa UNRI, 1(1), 1–11.

Peraturan Pemerintah Nomor 22 (2021). Baku Mutu Kualitas Air. Jakarta.

Permodalan Nasional Madani. (2012). PNM Laksanakan Klasterisasi Industri UKM Keripik Nenas di Desa Kualu Nenas, Riau. (Online). Available...: http://www.pnm.co.id/. Dikases tanggal 4 Januari 2026.

Pratama, N.A., & Mukti, A.T. (2015). Pembesaran Larva Ikan Gurami Osphronemus gouramy secara Intensif di Sheva Fish Boyolali, Jawa Tengah. Journal of Aquaculture and Fish Health, 7(3): 103-110.

Puspitasari, D., & Nugroho. H.P. (2018). Kajian Kesesuaian Kualitas Air untuk Budidaya Ikan Gurami di Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Jurnal Pendidikan Geografi: Swara Bhumi, 5(9): 1–7

Rahardja, B.S., Masithah, E.D. (2013). Pengaruh Konsentrasi Pupuk Lemna minor terhadap Populasi Dunaliella salina .Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 5(1): 61-66.

Rukisah, R., Burhanuddin, I., & Aswar, G. (2020). Pengaruh Kedalaman terhadap Pertumbuhan dan Produksi serta Warna Rumput Laut (Kappaphycus alvarezii) di Perairan Pantai Amal Kota Tarakan. Jurnal Aqroqua, 18(1), 65-74.

Sartika, E., Siswoyo, B.H., & Syafitri, E. (2021). Pengaruh Pakan Alami yang Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Mas Koi (Cyprinus rubrofuscus). Jurnal Aquaculture Indonesia, 1(1): 28–37.

Satriawi, W., Etik, W.T., & Achmad, I. (2019). Pengaruh Pemberian Pupuk Limbah Organik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.). Jurnal Penelitian Pertanian Terapan,19(2), 115-120.

Setyawan, D., Maren, A., Budianta, D., Warsito, & Priatna, S. J. (2022). Pupuk Organik Cair Asal Limbah Kulit Nanas untuk Perbaikan Lahan Karet Rakyat di Payaraman Barat, Ogan Ilir. Seminar Nasional Lahan Suboptimal, 10(1): 878-884.

SNI. (2000). Produksi Benih Ikan Gurami (Osphronemus gouramy, Lac) Kelas Benih Sebar. Standar Nasional Indonesia. 7 hlm.

Suparto. (2014). Analisis Korelasi Variabel-Variabel yang Mempengaruhi Siswa dalam Memilih Perguruan Tinggi. Jurnal IPTEK, 8(2): 1-9.

Syafriadiman, S., Hasibuan, S., & Pamukas, N.A. (2016). Pengaruh Kombinasi Pupuk Organik (Sampah Sayuran), Urea dan TSP terhadap Kelimpahan Zooplankton dalam Media Rawa Gambut. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 21(2) 46-54.

Syauqi, A., & Siti, S.I. (2020). Pemanfaatan Limbah Kulit Nanas (Ananas comosus L.) Menjadi Bioetanol dengan Penambahan Ragi (Saccharomyces cerevisiae) yang Berbeda. Buletin Loupe, 16(02): 67–73.

Tanti, N., Nurjannah, N., & Ruslan, K. (2019). Pembuatan Pupuk Organik Cair dengan Cara Aerob. ILTEK: Jurnal Teknologi, 14(2): 2053–2058.

Taradifa, S., Hasibuan, S., &.Syafriadiman, S. (2023). Pemanfaatan Pupuk Organik Cair Azolla sp. terhadap Kepadatan Sel Chlorella sp. Jurnal Riset Akuakultur, 17(2): 85-93.

Ullah, H., Gul, B., Khan, H., Akhtar, N., Rehman, K.U., & Zeb, U. (2022). Effect of Growth Medium Nitrogen and Phosphorus on Nutritional Composition of Lemna minor (an Alternative Fish and Poultry Feed). BMC Plant Biology, 22(1): 1–7.

Usman, Z., Kurniaji, A., Saridu, S. A., Anton, & Riskayanti. (2022). Produksi Juvenil Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) menggunakan Teknologi Recirculating Aquaculture System. Budidaya Perairan, 10(2): 263–271.

Wahyudinata, Y. (2013). Analisis Proyeksi Produksi Budidaya Ikan Gurami berdasarkan Pemetaan Lahan Potensial Kabupaten Majalengka. UNPAD. 69 hlm.

Wardana, A.S., Hasibuan, S., & Syafriadiman, S. (2024). Efektivitas Pemberian Pupuk Organik Cair Limbah Ikan Patin terhadap Biomassa Azolla microphylla pada Media Pemeliharaan Ikan Nila. Jurnal Riset Akuakultur, 18(3): 165-172

Widyabudiningsih, D., Troskialina, L., Fauziah, S., Shalihatunnisa, S., Riniati, R., Siti Djenar, N., Hulupi, M., Indrawati, L., Fauzan, A., & Abdilah, F. (2021). Pembuatan dan Pengujian Pupuk Organik Cair dari Limbah Kulit Buah-Buahan dengan Penambahan Bioaktivator EM4 dan Variasi Waktu Fermentasi. IJCA (Indonesian Journal of Chemical Analysis), 4(1): 30–39.

William, E., & Lynch, J. (2012). Duckweed and Watermeal: Prevention and Control. In the Extension Factsheet,14(4), 1-4.

Zonneveld, H., Huisman, E.A., & Boon, J.H. (1991). Prinsip-Prinsip Dasar Budidaya Ikan. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. 317 hlm

Downloads

Published

2026-08-02

Issue

Section

Articles